News

Menuju Jakarta Fashion Week 2014

Tuesday, 21 May 2013

by JFW

Para pecinta fashion Indonesia kembali akan disuguhkan perhelatan mode terbesar di Indonesia. Jakarta Fashion Week 2014, fashion week utama di Indonesia, akan digelar pada 19-25 Oktober 2013 di Senayan City, Jakarta. Jakarta Fashion Week 2014 diselenggarakan di bulan Oktober bersamaan dengan pameran Trade Expo Indonesia yang akan diadakan oleh Kementerian Perdagangan. Informasi tersebut terungkap dalam konferensi pers yang diselengarakan oleh Jakarta Fashion Week di Kementrian Perdagangan, akhir April lalu.

"Jakarta Fashion Week 2014 bukan hanya merupakan event yang diselenggarakan selama satu minggu. Ada program-program yang diselenggarakan sejalan dengan fashion week dan sudah dimulai sejak Januari 2013. Beberapa program yang diselenggarakan antara lain workshop bekerja sama dengan Istituto Marangoni, program binaan pada desainer yaitu menmberikan beasiswa ke Instituto Marangoni, Milan, dan program Buyers Room. Tahun lalu, program Buyers Room diadakan selama event Jakarta Fashion Week, tetapi tahun ini kami memajukan waktu penyelenggaraan program Buyers Room yaitu pada 17-19 Oktober di Senayan City juga. " kata Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week.

Workshop Fashion & Future yang diadakan pada akhir April 2013 di Auditorium Utama Kementerian Perdagangan bertujuan untuk mempersiapkan desainer ke ajang global. Di workshop tersebut, pakar fashion Giuseppina Lara dari Istituto Marangoni, Shanghai, berbagi informasi tentang trend forecasting untuk tahun 2014 dan tips memenangkan persaingan dalam industri mode global di era digital. Giuseppina adalah Direktur Pendidikan dari Shanghai Training Center di Istituto Marangoni Shanghai, institut mode terkemuka yang juga berdiri di Milan, Paris dan London.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Albert Yanuar, salah satu desainer binaan Jakarta Fashion Week yang memenangkan LPM Entrepreneur Award dan mendapat beasiswa ke Instituto Marangoni, Milan. Ia menceritakan pengalaman berharga yang dia dapatkan selama berada di kota pusat mode dunia beberapa waktu lalu. "Saya berkesempatan untuk mengerti pasar dan berbisnis secara global. Sekarang saya berpikir untuk mendekor ulang butik saya dan mempertimbangkan apakah pilihan saya sudah cocok dengan karakter brand saya," kata Albert Yanuar.

Di tahun 2013 ini, desainer yang mendapatkan beasiswa ke Instituto Marangoni, Milan adalah Friederich Herman yang akan memilih program retail experience untuk dipelajari. "Saya ingin melihat cara menjalankan bisnis fashion dan marketing serta perkembangan retail di Italia," kata Friederich. (Nur Fauzia/Cleo)