News

Batik: Warisan dan Gaya Hidup Lintas Generasi

Friday, 2 Oct 2020

by Rana Zakia Maydina

Tahun ini, Hari Batik Nasional jatuh pada hari Jumat, 2 Oktober 2020. Seperti yang Anda tahu, sejak beberapa tahun terakhir, banyak kantor yang mengharuskan para pegawai untuk memakai batik di hari Jumat. Saat ini, walaupun mayoritas pegawai sedang bekerja dari rumah, semangat memakai batik untuk bekerja tidaklah luntur.

Dalam rangka merayakan Hari Batik Nasional, melalui sesi Instagram Live di akun Instagram @jfwofficial, Ai Syarif (Creative Advisor JFW) bersama Ari Seputra (Creative Director Bateeq) membahas perkembangan dan peran batik sebagai warisan Indonesia. Sesi Instagram Live ini juga mengupas cara Bateeq, sebagai salah satu brand batik di Indonesia, dalam menghasilkan karya yang penuh inovasi.


Kini batik tidak hanya berpengaruh di industri fashion dalam negeri, tetapi juga di dunia. Beberapa rumah mode dunia, seperti Christian Dior dan Louis Vuitton, pernah menampilkan koleksi yang berkaitan dengan batik.

Kepopuleran batik juga semakin mendunia karena batik bukan sekadar kain yang hanya bisa digunakan di acara tertentu oleh generasi tua. Batik telah menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda dan tren mode yang terus berkembang.


Menurut Ari Seputra, Bateeq merupakan brand yang selalu berusaha melihat situasi tren dan kebutuhan masyarakat, sehingga inovasi merupakan salah satu hal yang dilakukan walaupun referensi tetap mengacu kepada pola dan jenis batik klasik. Bateeq juga mengemas dan mengolah kreativitas menjadi sesuatu yang baru dan sesuai dengan tren masa kini. Ari Seputra juga menambahkan bahwa Bateeq juga dikenal sebagai brand yang mendukung sustainability fashion dengan mendaur ulang sisa kapas dan bahan dari pabrik untuk diolah oleh para pengrajin di Klaten menjadi kain lurik.

Penasaran dengan perbicangan lengkap Ai Syarif dan Ari Seputra dalam sesi Instagram Live bertema Modern Takes on Batik ini? Simak siaran ulangnya di akun Instagram @bateeqshop.