News

Desainer Muda Merambah Industri Tekstil

Wednesday, 18 May 2016

by JFW

Setelah komitmen, kerja keras, dan disiplin. Selanjutnya desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Forward, merambah industri tekstil, untuk mempersiapkan pasar global

Tidak hanya belajar untuk mengetahui bagaimana proses kapas menjadi benang, lalu menjadi sebuah kain dan selanjutnya menjadi sebuah pakaian jadi. Tetapi program factory visit, Jakarta Fashion Week, bersama desainer Indonesia Fashion Forward (IFF), dan desainer non IFF yang berlangsung 11 April hingga 15 April yang lalu ke Dian Pelangi, Museum Batik, dan Gajah Duduk di Pekalongan. Dan Liris di Solo, SRITEX di Sukoharjo, dan Pan Brothers di Boyolali ini banyak pembelajaran yang diperoleh.

Dan observasi nyata bahwa Indonesia memiliki kemampuan  untuk memproduksi pakaian berstandard internasional, dan dalam kapasitas  besar dengan menggunakan teknologi yang canggih. Dan kunjungan selanjutnya mengunjungi pabrik yang membuat label populer sekelas, sarung Gajah Duduk, Zara, Esprit, Uniqlo, Guess, Adidas, DKNY, Mark & Spencer, Calvin Klein, Disney, hingga pakaian untuk Barbie, dan seragam NATO lebih dari 30 negara, telah diproduksi  di Indonesia, dibawah industri tekstil Gajah Duduk, Dan Liris, Pan Brothers, dan SRITEX.

Harapan dari kunjungan ini adalah wawasan yang mendalam tentang adanya produsen  kain lokal dengan kualitas global, dimana para pelaku bisnis fashion, dalam hal ini desainer, mempunyai jaringan kerja serta peluang kerjasama pada industri tekstil dalam pengolahan dan penggunaan bahan yang diproduksi di dalam negeri  sendiri.

Tidak hanya itu, acara ini juga turut didukung Batik Air, yang didirikan oleh Rusdi Kirana pada Maret 2013. Sebuah penerbangan berpelayanan penuh. The Sidji Hotel, Pekalongan, sebuah hotel yang mencerminkan sebuah perpaduan unik antara pesona tempo dulu dan fasilitas modern. Dan Aston Hotel Solo, hotel bintang empat, dengan nuansa mewah nan memesona, dengan sentuhan batik klasik tradisional dan asli dari kota Solo. 



Michelle Tjokrosaputro ( CEO Dan Liris ) :
Untuk hasil yang memuaskan seseorang desainer harus mempersiapkan satu koleksi dengan matang. Mulai dari perencanaan, mood board,  sample, dan berjalan sesuai time line. Sebab itu dibutuhkan team yang solid di dalamnya. Agar tiba ke kami sesuai perencanaan, dan siap di produksi sesuai keinginan dan selesai tepat waktu.



Anne Patricia Susanto (Vice Chief Executive Officer Pan Brothers):
Seorang desainer harus memiliki semangat, komitmen, dan displin yang tinggi. Terus belajar dan tidak tinggi hati. Selain itu harus memahami keinginan pasar, dan fokus pada ciri rancangan masing-masing.



Iwan Kurniawan Lukminto (Vice President Sritex):
Kami sangat mengapresiasi kunjungan desainer muda, sekaligus terus mendorong mereka agar bisa terus berkreasi. Semoga dengan hadirnya di Sritex, dapat menambah wawasan dan ilmu,  dan menambah akses ke produsen.



Dian Pelangi :
Untuk memperoleh posisi seperti sekarang ini memang tidak mudah. Semuanya melalui proses yang panjang. Ciri kami terletak pada jumputan, disanalah kami terus mengembangkan ciri tadi agar terus berkembang, baik motif dan inovasinya.

Penulis: Ai Syarif