News

Grazia Glitz and Glam: “Tributes to Legends”

Sunday, 23 Oct 2016

by JFW

Grazia Glitz & Glam, pertunjukan tahunan majalah Grazia Indonesia, hadir kembali di Jakarta Fashion Week 2017. Berbeda dengan parade busana pada umumnya, Grazia Glitz & Glam menghadirkan selebritis ataupun pesohor tanah air untuk menampilkan karyanya di bidang mode. 

Proses kurasi untuk para bintang yang akan memamerkan koleksi busananya terbilang ketat. Selain layak tampil, para desainer juga harus bisa menjaga kesinambungan karya dan bisnisnya. Tujuannya, untuk memberi dampak positif pada industri mode Indonesia. 

Tahun ini, Grazia Glitz and Glam 2016 membawa empat celebrity designer. Mereka adalah Kelly Tandiono, Mario Ginanjar, Oxcel, dan Tities Sapoetra. Masing - masing desainer juga telah memilih muse-nya.

Bertajuk "Tribute to Legends" parade busana Grazia Glitz and Glam dibuka oleh Tities Sapoetra. Sang desainer memberikan penghormatan kepada David Bowie. Dengan alunan musik David Bowie, model dan muse memperagakan busana karya Tities lengkap dengan rambut palsu warna -warni serta atribut ala David Bowie.

Parade dilanjutkan dengan koleksi busana dari Mario Ginanjar. Mario memberikan penghormatan pada film Star Trek. Hasil rancangan Mario berupa busana kasual dan sporty  dengan potongan asimetris.

Desainer ketiga, Oxcel, tampil dengan labelnya oxcel oxcel. Koleksi Oxcel  mengingatkan kita pada sosok petinju Muhammad Ali. Keberanian dan ketangguhan Muhammad Ali bertarung di ring tinju, Oxcel wujudkan lewat busana - busana longgar dengan atribut tinju seperti sarung tangan, slippers dan tulisan wow pada beberapa bagian busana.

Perhelatan Grazia Glitz and Glam ditutup dengan penampilan dari desainer sekaligus model, Kelly Tandiono yang bermitra dengan Simona, juga seorang model. Koleksi busana keduanya dipersembahkan untuk mendiang Amy Winehouse. Para model dan muse  berdandan ala Winehouse dengan tato dan busana minim yang sensual. 







(Penulis: Karina Britalia)