News

Flamoush x Hannie Hananto, Anggia Mawardi, Dan Lina Sukijo Perkenalkan Berbagai Varian Gaya Modest

Monday, 22 Oct 2018

by Jakarta Fashion Week

Sebagai label hijab modern, Flamoush memutuskan untuk berkolaborasi dengan desainer Hannie Hananto dalam membuat koleksi baru yang praktis, nyaman, dan chic untuk generasi muda. Koleksi yang berjudul "Denim Reboot", terinspirasi oleh gaya jalanan Tokyo yang unik dan modern. Setiap bagian didominasi oleh garis-garis dan warna blue jeans.

Menampilkan sentuhan merah dalam bentuk ikat pinggang dan kerudung, bersama dengan properti menyenangkan seperti gitar listrik dan pemukul bisbol, koleksi terlihat bersemangat dan menyenangkan. Menggunakan kain bercahaya ringan, pakaiannya bergoyang dengan indah melalui landasan. Suasana chic yang kasual menjadi lebih menyenangkan dengan musik yang berdentam optimis dan kombinasi kaus kaki sneakers-kotak-kotak putih.
Setelah segmen yang menyenangkan tersebut, Anggia Mawardi membawakan karya terakhirnya "Twilight". Dengan palet warna gelap, potongan-potongan itu terlihat elegan dengan siluet jubah dramatis. Puncak koleksi ini adalah sulaman bunga yang indah di bagian depan dan belakang gaun.

Kain tenun membawa tekstur pada potongan dengan cetakan dan manik-manik yang elegan. Dengan lengan berkibar yang memberikan lebih banyak dimensi pada keseluruhan tampilan, seluruh koleksi terasa seperti akhir malam di mana lampu-lampu kota bercampur dengan cahaya yang tersebar di pagi hari.

Untuk koleksi terbaru Lina Sukijo, ia mengambil inspirasi dari emas wanita India yang berkilauan. "Sone Mein Mehila", yang artinya "Women in Gold" adalah judul koleksinya. Merek pakaian sederhana menggunakan palet emas dan tembaga sebagai warna dasar untuk koleksi premium madinah syar'i ini.


Dengan lapisan emas dan ritsleting yang memberi nuansa edgy pada seluruh koleksi, Lina Sukijo memberi lebih banyak nuansa glam dengan menggabungkannya dengan manik-manik dan aksesori. Warna-warna musim gugur yang lembut membuat seluruh koleksi lebih luar biasa.



Merek-merek ini merupakan representasi dari industri modest fashion di Indonesia, dengan menampilkan keberagaman dan inklusivitas Indonesia di industri fashion. (ELV/ZGY)