BINhouse Hadirkan “Dari Hati ke Tangan” dengan Keagungan Tradisi Nusantara di JFW 2027
Panggung JFW 2027 memancarkan pesona kultural yang mendalam melalui persembahan istimewa dari BINhouse. Mengusung tema “Dari Hati ke Tangan”, peragaan busana ini merefleksikan sebuah perjalanan batin di tengah dunia yang sarat gejolak, mengajak penonton untuk kembali melihat ke dalam diri serta mengapresiasi dedikasi para perajin lokal di Indonesia. Kemegahan suasana panggung pun kian terasa istimewa dengan kehadiran Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang turut menyaksikan langsung selebrasi busana Nusantara ini dari jajaran baris terdepan.
Merajut Benang Merah Warisan Budaya untuk Gaya Hidup Kontemporer
BINhouse senantiasa merajut benang merah yang kuat melalui karya-karya yang terinspirasi dari tradisi budaya Indonesia, dengan misi mulia membawa warisan budaya kain nusantara agar tetap relevan dan dikenakan dengan penuh gaya di era modern.
Di balik keberlanjutan visi ini, terdapat proses estafet kepemimpinan yang bertumbuh secara organik. Meski Obin Komara masih memegang peranan penuh sebagai creative director, sang putra, Erlangga, kini secara perlahan mulai melangkah untuk mengemudikan rumah mode ini di bawah bimbingan dan arahan ibundanya. Dinamika ini menjadi wujud nyata dari pemberian ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh dan memimpin, sembari tetap berjangkar pada kearifan serta bimbingan generasi senior.
Dalam proses karyanya sendiri, pembuatan sehelai batik atau tenun melibatkan kerja sama lintas tangan yang masif—mulai dari para penenun, pembatik, hingga pencelup warna—sehingga seluruh koleksi berahan tenun ini hadir dari ketulusan pengerjaan tangan yang mempersembahkan luapan emosi terbaik bagi pencinta mode.
Eksplorasi 48 Tata Gaya dan Reinterpretasi Kebaya Lintas Karakter
Peragaan ini menampilkan 48 tata gaya yang dibagi ke dalam tiga sekuen dengan pendekatan dan estetika yang berbeda. Kebaya dan kain tradisional direinterpretasikan secara inklusif untuk berbagai tipe perempuan dan beragam arketipe, mempertegas gagasan bahwa kebaya adalah busana untuk semua orang dan setiap kesempatan. Penjelajahan visual ini menegaskan bahwa penggunaan kain batik dan tenun dapat terus berkembang melampaui batasan generasi.
Panggung Pertunjukan yang Dinamis Melalui Ragam Nuansa Musikal
Atmosfer panggung semakin hidup berkat iringan musik yang memperkuat karakter di setiap sekuen pertunjukan. Pementasan ini merangkum berbagai nuansa melalui pilihan lagu yang dinamis—mulai dari sekuen yang ceria, penuh tawa, dan interaktif; suasana yang lebih menggoda dengan karakter kuat; babak bernuansa tenang yang didominasi palet warna netral putih dan krem, renda, serta rok yang melayang lembut lewat alunan lagu seperti “She’s the One” oleh Robbie Williams; hingga gaya berjalan maskulin yang penuh keyakinan dan memikat perhatian penonton.
Leave a Reply