Danjyo Hiyoji dan Othman Eksplorasi Dua Dunia Berbeda Bersama LEPAS di JFW 2027

Warna-warna cerah musim panas dan kemewahan busana kerajaan mungkin berasal dari dunia yang berbeda. Namun, di panggung “Drive Your Elegance” persembahan dari LEPAS, Danjyo Hiyoji dan Othman sama-sama menjadikan busana sebagai ruang untuk berekspresi, bereksperimen, dan mendobrak batasan gaya yang konvensional.

Hadir di Jakarta Fashion Week 2027, kedua label ini membawa karakter masing-masing melalui koleksi “Sommer 2027” dari Danjyo Hiyoji dan “Les Héritiers Rebelles” dari Othman. Satu merayakan keceriaan lewat permainan warna dan siluet dinamis, sementara yang lain menafsirkan kemegahan aristokrat dengan sentuhan yang lebih bebas.

Danjyo Hiyoji

Koleksi "Sommer 2027" dari Danjyo Hiyoji

Terinspirasi dari bunga-bunga yang bermekaran dan kesegaran taman, Danjyo Hiyoji menerjemahkan suasana musim panas ke dalam koleksi “Sommer 2027”. Palet hijau, turquoise, kuning, merah, dan biru berpadu dengan warna netral, menghadirkan komposisi yang cerah dan penuh karakter.

Identitas tailored streetwear dan sportswear khas Danjyo Hiyoji terasa melalui perpaduan potongan berstruktur dengan siluet yang lebih rileks. Teknik layering turut memperkaya tampilan, menciptakan permainan proporsi yang dinamis tanpa mengesampingkan kenyamanan.

Detail ritsleting, tali serut, kerutan, ruffle, dan lipit memberikan dimensi pada busana. Sementara itu, motif kotak-kotak dan garis-garis berpadu dengan material parasut ringan, memperkuat karakter sporty sekaligus uniseks.

Melalui “Sommer 2027”, Danjyo Hiyoji menghadirkan busana yang ekspresif dan mudah dikenakan. Permainan warna, motif, serta potongan yang berani menjadi ajakan untuk mengeksplorasi gaya personal dengan lebih leluasa.

Othman

Koleksi “Les Héritiers Rebelles” dari Othman

Lewat koleksi “Les Héritiers Rebelles”, membawa cerita ke balik gerbang istana. Koleksi ini mengangkat kisah para pewaris takhta yang memilih menentang aturan kerajaan dan tuntutan sebagai calon penerus. Di balik gelar kebangsawanan, tersimpan keinginan untuk lepas dari aturan dan menentukan identitas mereka sendiri.

Gagasan tersebut diterjemahkan melalui siluet jubah panjang, mantel berukuran besar, dan kemeja bervolume yang berpadu dengan jas longgar serta celana berpotongan lebar. Alih-alih menghadirkan busana kerajaan sebagai kostum, Othman mengolah referensi klasik itu menjadi rancangan pria kontemporer dengan pendekatan yang lebih santai.

Kemewahan hadir melalui material brokat, jacquard, beludru, dan satin berkilau, yang disandingkan dengan renda serta rajutan kait. Bordir benang emas menghiasi tepian jaket dan jubah, sementara bros permata, rantai, mutiara, dan korsase bunga memperkaya tampilan dengan ornamen yang terinspirasi dari atribut kebangsawanan.

Namun, para pewaris takhta dalam dunia Othman tidak sepenuhnya tunduk pada tradisi ketika elemen formal dikenakan dengan cara yang lebih bebas. Kontras ini menjadi inti koleksi, mempertemukan kemegahan istana dengan sikap generasi muda yang ingin menentukan aturannya sendiri.

Palet hitam, putih gading, dan emas mendominasi koleksi, dengan aksen hijau zamrud, biru kobalt, merah marun, serta ungu. Lewat “Les Héritiers Rebelles”, Othman mengeksplorasi pendekatan yang lebih dekoratif dan teatrikal, sekaligus mempertahankan karakter busana yang tetap relevan untuk dikenakan sehari-hari.

Di panggung “Drive Your Elegance” persembahan dari LEPAS, Danjyo Hiyoji dan Othman menunjukkan bahwa gaya personal tidak harus terikat pada satu pakem. Baik melalui warna yang berani maupun ornamen yang sarat referensi klasik, keduanya menawarkan cara berbeda untuk menjadikan busana sebagai cerminan karakter dan kebebasan berekspresi.