Menjelajah Batas Mimpi, Memori, dan Kemewahan Lintas Zaman Bersama Studio Vian, Ivan Gunawan, dan Ingrid Husodo

Panggung “Fres & Natural Extrait de Parfum Presents: Own Your Spotlight” di JFW 2027 merajut narasi penuh karakter yang mempertemukan romantisme modern, kemegahan historis, dan perjalanan emosional lintas generasi dalam satu panggung pementasan yang megah melalui persembahan kolaboratif dari Studio Vian, Ivan Gunawan, dan Ingrid Husodo.

Studio Vian Hadirkan "Lucid" Lewat Eksplorasi Batas Antara Mimpi dan Realitas

Koleksi dari Studio Vian

Label Studio Vian yang didirikan oleh perancang Vivian Mazuki mempersembahkan koleksi bertajuk “Lucid”. Terinspirasi dari sensasi melayang dalam mimpi namun tetap sadar akan keberadaannya, koleksi ini menerjemahkan dunia surealis ke dalam busana yang memadukan keindahan tak berwujud dengan kedekatan emosional manusia. Inti dari koleksi ini mengeksplorasi gerakan, cahaya, dan transformasi yang terinspirasi dari keliaran air, kelembutan kabut, keindahan bunga, serta bayangan yang senantiasa berubah. Siluet busana diwujudkan melalui draperi mengalir, proporsi memanjang, lipit rumit, train dramatis, serta volume bersuasana pahatan dalam palet warna biru berkabut, ivory, dusty pink, wisteria, rona malam, hingga sentuhan kilau keemasan. Didukung perhiasan Aurrist dan sepatu Christin Wu, Studio Vian menampilkan feminitas modern yang merangkul ketegangan antara hal yang ethereal dan nyata. 

Ivan Gunawan Eksplorasi Kemegahan Klasik Melalui Koleksi "Antique Desire"

Koleksi dari Ivan Gunawan

Desainer Ivan Gunawan mempersembahkan koleksi bertajuk “Antique Desire”, sebuah dialog antara keindahan masa lalu dan visi masa depan. Terinspirasi dari material dan tekstil bernuansa antik yang mengingatkan pada kemegahan interior klasik Eropa serta busana aristokrasi masa lampau, koleksi ini menerjemahkan referensi historis melalui proporsi modern, konstruksi tegas, dan siluet dramatis. Karakter visual dibangun melalui palet warna burgundy, emas antik, ivory, cokelat gelap, dan hitam, yang memancarkan kemewahan abadi. Keseluruhan penampilan diperkuat oleh sentuhan aksesori tas dari World of Vintage, anting dari THE THEME, seni kuku artistik dari Sculptera, serta sepatu dari Lina Langkah Sepatu, menghadirkan pernyataan gaya yang utuh dan berkarakter. 

Ingrid Husodo Persembahkan "Evermore" Sebagai Perjalanan Puitis Kasih Sayang Lintas Generasi

Koleksi dari Ingrid Husodo

Perancang Ingrid Husodo mempersembahkan koleksi yang sangat personal bertajuk “Evermore”, sebuah surat cinta puitis yang mengeksplorasi ketahanan kasih sayang, perjalanan feminitas lintas generasi, serta warisan tak kasat mata antara ibu, anak, dan keturunan. Perjalanan puitis ini terbagi ke dalam tiga babak: The Memory (dibuka dengan warna hitam, champagne, ivory, tulle lembut, serta kilau kristal dan mutiara), The Bloom (siluet pahatan bervolume, gerakan ekspresif, dan sentuhan warna soft sage yang melambangkan evolusi menjadi seorang perempuan dan ibu), serta Evermore (siluet ringan berbahan organza transparan dengan rona butter yellow dan pink lembut). Koleksi ini ditutup secara memukau lewat gaun mini putih berpadu dengan outer dramatis yang merayakan keanggunan abadi.