Merajut Janji Suci, Makna Cinta, dan Refleksi Diri Melalui Koleksi Terbaru di JFW 2027
Panggung “Dewi Presents: Myth of Love” di JFW 2027 merajut narasi romantis yang mempertemukan kesucian janji pernikahan, persembahan cinta yang tulus, serta pencarian jati diri yang berakar pada kesadaran diri dalam satu panggung pementasan yang megah melalui desainer Julianto, Pamela Usanto dan Rizkianto.
Julianto Paparkan Definisi Janji Suci Melalui Koleksi "Tie The Knot"
Perancang busana asal Pekanbaru, Riau, Julianto mempersembahkan koleksi terbarunya yang bertajuk “Tie The Knot”. Terinspirasi dari liku-liku perjalanan dua insan yang berujung pada tahap tertinggi pernikahan, koleksi yang terdiri dari 16 tampilan ini didominasi oleh gaun koktail, gaun malam, dan gaun pernikahan berpotongan feminin. Dengan ciri khas siluet memeluk tubuh, potongan bergaris A, hingga aksen pinggang yang tegas, koleksi ini dipermanis dengan teknik draperi, lipatan, serta sulaman manik-manik dan payet di atas material pilihan seperti satin cair dan sutra shantung. Dibalut dalam palet warna pendaran cinta seperti perak, merah muda pudar, dan putih tulang, karya ini menegaskan kepiawaian Julianto dalam menghadirkan presisi elegan.
Pamela Usanto Atelier Hadirkan "MYRRH - An Offering" Sebagai Perayaan Cinta dan Seni Memberi
Pamela Usanto Atelier menampilkan koleksi busana pengantin tahun 2027 bertajuk “MYRRH – An Offering”, yang terinspirasi dari lagu “Nature Boy” karya Eden Ahbez serta kisah Alkitab tentang Tiga Orang Majus yang mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur. Berakar dari simbolisme mur, koleksi ini mengeksplorasi makna cinta melalui keindahan dalam memberi, diterjemahkan lewat eksplorasi siluet struktural, permainan volume dan keringanan, sentuhan warna yang subtil, serta inovasi teknik aplikasi manik-manik. Setiap kreasi dirancang sebagai persembahan berharga yang merayakan keunikan setiap pengantin.
The Rizkianto Usung Koleksi Perdana untuk Pria dan Wanita Melalui "Second Sight"
Di bawah arahan kreatif Dery Rizkianto, jenama The Rizkianto kembali ke panggung JFW 2027 dengan mempersembahkan “Second Sight”, koleksi yang untuk pertama kalinya merancang busana bagi wanita dan pria dalam satu panggung peragaan. Terdiri dari 12 tampilan wanita dan 4 tampilan pria, koleksi ini diinspirasi secara filosofis oleh seruan Socrates “know thyself” dan pemikiran Nietzsche tentang keaslian diri. Menandai penyimpangan dari desain monokromatik awalnya, koleksi ini tetap mempertahankan presisi dan penjahitan ala Eropa khas The Rizkianto.
Leave a Reply