Lomba Perancang Aksesori (LPA) 2026 Temukan Pemenangnya di Jakarta Fashion Week 2027
Lomba Perancang Aksesori (LPA) 2026 mencapai puncaknya di panggung Jakarta Fashion Week 2027 dengan terpilihnya Viony Oktavia sebagai juara tahun ini. Mengusung tema “Future Archive”, kompetisi ini mengajak para perancang muda untuk meninjau kembali bentuk-bentuk dasar aksesori dan menemukan kemungkinan baru melalui pendekatan desain yang relevan dengan masa kini.
Sembilan finalis yang berkompetisi tahun ini adalah Viony Oktavia, Tiffany A. Djohan, Sekar Asmarandhana, Azmi Aminullah, Nurul Aulia Sari, Maryam Muthmainnah, Ancilla Bianca, Deajay Nabila Bellvarosa, dan Anggi Putra Arsa. Masing-masing membawa gagasan dan pendekatan desain yang berbeda, menjadikan LPA sebagai ruang pertemuan bagi beragam perspektif dalam memandang aksesori.
Sebuah aksesori dapat menyimpan lebih dari sekadar fungsi dan keindahan. Di balik bentuk sebuah tas, perhiasan, bros, atau hiasan kepala, terdapat gagasan tentang bagaimana sebuah objek diciptakan, digunakan, dan dimaknai dari waktu ke waktu. Berangkat dari pemikiran tersebut, “Future Archive” menjadi landasan bagi para finalis untuk mengeksplorasi hubungan antara bentuk yang telah dikenal dan interpretasi baru yang dapat membawanya ke masa depan.
Melalui eksplorasi bentuk, material, teknik, hingga detail, para finalis diajak untuk melihat kembali elemen-elemen yang akrab dalam dunia aksesori dan mengolahnya menjadi rancangan dengan karakter tersendiri. Tantangannya bukan sekadar menciptakan sesuatu yang berbeda, melainkan menemukan sudut pandang personal di tengah bentuk dan fungsi yang telah lama dikenal.
Untuk mencapai panggung grand final, para finalis telah melewati beberapa tahapan kompetisi yang menjadi bagian dari proses pengembangan gagasan dan penyempurnaan karya. Setiap tahap memberi ruang bagi mereka untuk menguji pendekatan desain, mempertajam konsep, serta menerjemahkan ide menjadi karya yang siap ditampilkan di hadapan publik.
Proses ini menjadi bagian penting dari pengalaman mereka sebagai perancang muda, sekaligus kesempatan untuk memperluas perspektif dan mengembangkan kepekaan dalam berkarya.
Pada puncak kompetisi yang berlangsung di Jakarta Fashion Week 2027, Viony Oktavia berhasil meraih gelar juara LPA 2026 melalui karya “The Theatre: Act no.1”. Setiap karya dirancang agar dapat dilepaskan dari bentuk utuhnya menjadi bagian-bagian yang dikenakan pada tubuh, menghadirkan kemungkinan pemakaian yang lebih beragam. Denim, jacquard, tulle, dan organza dipadukan dengan sulaman yang dikembangkan dari sketsa tangan, membangun karakter visual yang khas sekaligus memperkuat gagasan di balik koleksi tersebut.
Posisi first runner-up diraih oleh Azmi Aminullah, sementara Tiffany A. Djohan menempati posisi second runner-up. Ketiganya menjadi bagian dari sembilan finalis yang membawa gagasan dan eksplorasi masing-masing ke panggung Jakarta Fashion Week 2027, memperlihatkan beragam kemungkinan dalam pengembangan desain aksesori.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi para perancang dalam menapaki industri aksesori. Namun, LPA juga merupakan ruang bagi setiap finalis untuk memperkenalkan gagasan, menguji keberanian bereksperimen, dan memperoleh pengalaman melalui proses kreatif yang tidak berhenti pada hasil akhir. Eksplorasi bentuk, ketelitian dalam mengolah detail, serta konsistensi dalam menerjemahkan konsep menjadi bagian dari upaya kreatif yang patut diapresiasi dari seluruh peserta.
Melalui LPA 2026, Jakarta Fashion Week kembali membuka ruang bagi talenta muda untuk mengembangkan potensi dan memperkenalkan perspektif baru dalam desain aksesori Indonesia. Tema “Future Archive” mengingatkan bahwa sesuatu yang telah lama hadir tidak harus berhenti sebagai bagian dari masa lalu.
Dengan kepekaan dan imajinasi yang terus berkembang, bentuk-bentuk tersebut dapat menemukan makna baru, menjadi bagian dari masa kini, dan membuka kemungkinan bagi masa depan.
Leave a Reply