Fashion Force Awards 2026: Satu Panggung, Delapan Desainer, dan Beragam Perspektif

Kreativitas selalu menemukan cara untuk berkembang melalui perspektif baru. Hal tersebut tercermin dalam Fashion Force Awards 2026, sebuah ajang yang mempertemukan talenta-talenta muda dengan gagasan segar dan pendekatan kreatif yang memperkaya lanskap mode Indonesia.

Tahun ini, Fashion Force menghadirkan delapan desainer dengan karakter dan eksplorasi yang beragam. Mereka adalah Oxford Society, SENSES, SANJE, IMAJI Studio, Long Story Short, SAJA, THA, serta desainer asal Malaysia, NAFIZI NASRI. Masing-masing membawa identitas tersendiri, mulai dari interpretasi desain hingga eksperimen kreatif yang menjadi ciri khas karyanya.

IMAJI Studio dan THA Meraih Gelar Pemenang Fashion Force Awards 2026

Di panggung Jakarta Fashion Week 2027, para finalis mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan koleksi final mereka. Setiap karya menjadi representasi dari gagasan, proses kreatif, serta keberanian dalam menerjemahkan identitas desain ke dalam bentuk yang lebih nyata. Keragaman pendekatan yang ditampilkan turut memperlihatkan bagaimana generasi desainer muda terus membuka kemungkinan baru dalam industri mode.

Setelah melalui rangkaian penilaian, IMAJI Studio dinobatkan sebagai pemenang kategori Ready-to-Wear (RTW), sementara THA berhasil meraih penghargaan untuk kategori aksesori.

Koleksi dari SENSES, Oxford Society, IMAJI Studio, dan SANJE

Melalui koleksi bertajuk “Allegory of the Cave”, IMAJI Studio menggali inspirasi dari lukisan gua tertua di dunia yang ditemukan di Liang Metanundo, Pulau Muna, Sulawesi. Diperkirakan berusia sekitar 67.000 tahun, peninggalan prasejarah tersebut menjadi titik berangkat bagi eksplorasi desain yang menghubungkan warisan masa lampau dengan interpretasi mode masa kini. Lewat koleksinya, IMAJI Studio menghadirkan perspektif tentang bagaimana jejak peradaban dapat diterjemahkan kembali melalui bahasa desain kontemporer.

Sementara itu, THA mempersembahkan “Controlled Chaos”, koleksi enam tampilan yang mengeksplorasi hubungan antara struktur, ketidakteraturan, dan harmoni yang tak terduga. Terinspirasi dari duri, jaring laba-laba, kalajengking, serta mekanisme pertahanan yang ditemukan di alam, THA menerjemahkan bentuk-bentuk organik tersebut ke dalam siluet tegas, konstruksi rantai yang rumit, dan perangkat keras industrial. Perpaduan elemen ini menciptakan karakter aksesori yang mempertemukan ketegasan struktur dengan kompleksitas bentuk alami.

Koleksi dari Long Story Short, THA, SAJA, dan NAZIFI NASRI

Bukan hanya sebuah kompetisi, Fashion Force Awards juga menjadi wadah bagi perancang bertalenta untuk memperkenalkan visi mereka sekaligus membangun koneksi dengan ekosistem mode yang lebih luas. Melalui kehadiran para finalis dan karya pemenang tahun ini, Jakarta Fashion Week 2027 kembali membuka ruang bagi perspektif baru untuk tumbuh, bereksplorasi, dan mengambil bagian dalam perkembangan industri mode.